Pages

Showing posts with label Orang. Show all posts
Showing posts with label Orang. Show all posts

Bus Terjun ke Sungai di India, 15 Orang Tewas

R. Adhi Kusumaputra | Robert Adhi Ksp | Minggu, 4 September 2011 | 18:34 WIB

MUMBAI, KOMPAS.com — Sedikitnya 15 orang tewas setelah bus yang mereka tumpangi terjun ke sungai di Negara Bagian Uttarakhand di India utara, Minggu (4/9/2011).

Sementara delapan orang masih hilang dan 12 orang luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Hingga sore tadi, bus itu belum dapat ditemukan dan usaha pencarian korban yang hilang masih terus dilakukan.

Bus naas itu sedang dalam perjalanan ke Dehradun dari Katiyal ketika terjun ke dalam sungai.

21 Orang, Termasuk Host TV, Dinyatakan Tewas

R. Adhi Kusumaputra | Robert Adhi Ksp | Minggu, 4 September 2011 | 11:07 WIB

SANTIAGO, KOMPAS.com - Semua penumpang dan awak pesawat angkatan udara Cile yang berjumlah 21 orang, dinyatakan tewas di Samudera Pasifik dalam perjalanan ke kepulauan terpencil.


Menteri Pertahanan Cile Andres Allamand kepada jurnalis hari Sabtu (3/9/2011) waktu setempat mengungkapkan, "Berdasarkan pengamatan dan penelusuran yang kami lakukan bersama komandan angkatan udara, kami telah memperoleh kesimpulan bahwa semua penumpang dan awak pesawat meninggal dunia."


Operasi pencarian besar-besaran dilakukan hari Jumat waktu setempat di perairan sekitar Pulau Robinson Cruise di gugusan Kepulauan Juan Fernandez, kira-kira 700 kilometer (435 mil) sebelah barat pantai Amerika Selatan. Tim pencari menemukan puing-puing pesawat Cile itu di laut.


Sejauh ini, baru empat jenazah yang sudah ditemukan. "Kami menemukan dua jenazah perempuan dan dua jenazah laki-laki," kata Kepala Staf Angkatan Udara Cile, Maximiliano Larraechea.


Allamand mengatakan, pesawat Casa 212 bertenaga turboprop itu berupaya mendarat di pulau utama, namun gagal.  Angin kencang diduga menjadi faktor pesawat ringannya mengalami kecelakaan. Namun belum jelas penyebab utamanya.


Pihak Angkatan Udara Cile sebelumnya menyebutkan, ketika pesawat itu semakin dekat ke pulau, komunikasi radio pesawat hilang.


Juru bicara Pemerintah Cile Andres Chadwick mengatakan, jenazah yang teridentifikasi adalah Erwin Nunez, kopral angkatan udara; Galia Diaz dari Dewan Kebudayaan Nasional Cile; Roberto Bruce, wartawan jaringan TVN; dan Silvia Slager, produser TVN.


Di antara korban yang jenazahnya belum ditemukan adalah pembawa acara televisi Cile yang sangat populer, Felipe Camiroaga. Ia termasuk rombongan kru TVN yang akan menuju kepulauan, untuk melaporkan upaya rekonstruksi pasca-gempa besar dan tsunami yang melanda Cile, Februari 2010.


Seluruh Amerika Selatan berduka dan menyampaikan penghormatan kepada para korban musibah ini.


Paus Benediktus XVI menyampaikan rasa duka yang mendalam. "Bapa Paus sangat sedih setelah mendengar berita ini," kata Uskup Agung Santiago, Mgr Ricardo Ezzati. 

Dua orang tewas dalam serangan bom bunuh diri di Irak

Kirkuk, Irak - Seorang penyerang bunuh diri meledakkan truk berisi bom di luar sebuah bank di kota Kirkuk, Irak utara, Kamis, menewaskan sedikitnya dua orang, dalam serangan yang dituduhkan pada Al-Qaida.

Pelaku meledakkan bom ketika polisi sedang mengantre di bank itu untuk mengambil gaji mereka pada hari kerja terakhir bulan ini, kata polisi, lapor AFP.


Seorang wanita dan seorang pria tewas, kata Mayor Polisi Salam Hama Zangana dan seorang perwira lain. Kedua polisi itu memberikan jumlah korban cedera yang berbeda, 73 dan 58.


Sebagian besar dari mereka yang terluka adalah polisi, namun pegawai bank dan warga sipil juga cedera.


"Al-Qaida berusaha mengirim pesan bahwa mereka berada di sana," kata kepala kepolisian Kirkuk Mayjen Jamal Taher Bakr. "Mereka berusaha mengobarkan sektarianisme di kalangan penduduk Kirkuk."


Seorang wartawan AFP di lokasi kejadian mengatakan, ledakan itu menimbulkan kerusakan besar pada bank tersebut dan bangunan-bangunan sekitarnya. Sejumlah kendaraan polisi terbakar, dan akses menuju bank itu ditutup.


Ketua parlemen Osama al-Nujaifi mengatakan, pasukan keamanan provinsi bertanggung jawab atas "pelanggaran keamanan berbahaya" dan mendesak penyelidikan penuh atas serangan itu.


Serangan itu merupakan yang terakhir dari rangkaian kekerasan yang meningkat lagi di Irak dan terjadi beberapa bulan menjelang penarikan penuh pasukan AS.


Ratusan orang tewas dalam gelombang kekerasan terakhir di Irak, termasuk sejumlah besar polisi Irak.


Sebanyak 239 orang tewas dalam kekerasan di Irak pada Agustus, menurut angka resmi, sementara 259 orang Irak tewas dalam serangan-serangan pada Juli, angka kematian tertinggi kedua pada 2011.


Juni merupakan bulan paling mematikan sepanjang tahun ini, dimana 271 orang Irak dan 14 prajurit AS tewas dalam serangan-serangan.


Sebanyak 211 orang tewas dalam kekerasan pada April, menurut data resmi, sementara pada Mei jumlah orang Irak yang tewas dalam kekerasan mencapai 177.


Meski kekerasan tidak seperti pada 2006-2007 ketika konflik sektarian berkobar mengiringi kekerasan anti-AS, sekitar 300 orang tewas setiap bulan pada 2010, dan Juli merupakan tahun paling mematikan sejak Mei 2008.


Militer AS menyelesaikan penarikan pasukan secara besar-besaran pada akhir Agustus 2010, yang diumumkannya sebagai akhir dari misi tempur di Irak, dan setelah penarikan itu jumlah prajurit AS di Irak menjadi sekitar 50.000. Sisa pasukan AS itu akan ditarik sepenuhnya pada akhir tahun ini.


Penarikan brigade tempur terakhir AS dipuji sebagai momen simbolis bagi keberadaan kontroversial AS di Irak, lebih dari tujuh tahun setelah invasi untuk mendongkel Saddam.


Namun, pasukan AS terus melakukan operasi gabungan dengan pasukan Irak dan gerilyawan Kurdi Peshmerga di provinsi-provinsi Diyala, Nineveh dan Kirkuk dengan pengaturan keamanan bersama di luar misi reguler militer AS di Irak.


Rangkaian serangan dan pemboman sejak pasukan AS ditarik dari kota-kota di Irak pada akhir Juni 2009 telah menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuan pasukan keamanan Irak untuk melindungi penduduk dari serangan-serangan gerilya seperti kelompok militan Sunni Al-Qaida.


Gerilyawan yang terkait dengan Al-Qaida kini tampaknya menantang prajurit dan polisi Irak ketika AS mengurangi jumlah pasukan menjadi 50.000 prajurit pada 1 September 2010, dari sekitar 170.000 pada puncaknya tiga tahun lalu.

Kasino Diserang, 20 Orang Tewas

MONTERREY, KOMPAS.com - Sedikitnya 20 orang tewas dan delapan orang lain terluka dalam sebuah serangan di sebuah kasino di kota Monterrey, Meksiko utara.

BBC, Jumat (26/8/2011), melaporkan, orang--orang bersenjata masuk ke gedung kasino itu, lalu membakarnya. Tidak begitu jelas apakah kebakaran itu disebabkan oleh granat atau aksi pembakaran. Para petugas pemadam kebakaran berdatangan dan harus membebaskan puluhan orang yang terjebak asap dan api.

Monterrey telah mengalami lonjakan kekerasan terkait persaingan geng narkotika. Kota industri yang makmur itu tengah diperebutkan dua kartel narkotika yang bersaing, Los Zetas dan Teluk.

Para pejabat setempat mengatakan, sejuah ini mereka baru bisa mengidentifikasi 11 korban, tiga di antaranya perempuan dan delapan laki-laki.