Topan Talas di Jepang, 17 Tewas, 54 Hilang
TOKYO, - Topan Talas meninggalkan jejak hujan deras dan tanah longsor hari Minggu (4/9/2011) ini. Sedikitnya 17 orang dilaporkan tewas dan 54 orang lainnya hilang.
Kantor berita Jepang Kyodo hari Minggu siang melaporkan, perintah evakuasi terhadap 460.000 orang yang tinggal di barat dan tengah Jepang sudah dikeluarkan.
Rekaman TV NHK menunjukkan sebuah jembatan tersapu luapan sungai setelah hujan deras turun tanpa henti. Tampak juga warga memegang payung, melintasi air setinggi lutut di jalan-jalan di kota dan di kawasan permukiman.
Topan itu bergerak ke utara melintasi Laut Jepang dengan kecepatan lebih lambat dari 20 kilometer per jam. Badan Meteorologi Jepang menyebutkan, topan itu melintasi Pulau Shikoku di Jepang selatan dan pulau utama Honshu di Jepang tengah sepanjang Minggu.
Karena kecepatan badai yang lambat, Badan Meteorologi Jepang memperingatkan hujan deras dan angin kencang akan terus berlanjut dan mengakibatkan banjir dan tanah longsor.
NHK menyebutkan, tiga rumah terkubur tanah longsor di Prefektur Wakayama, lima orang masih belum ditemukan, dan seorang gadis berusia 14 tahun berhasil selamat di reruntuhan puing.
Di antara korban yang tewas adalah seorang perempuan berusia 30-an tahun. Jenazahnya ditemukan di sebuah sungai di Prefektur Ehime di Shikoku, kata polisi.
Sedangkan seorang lelaki berusia 73 tahun di Prefektur Nara, ditemukan meninggal dunia setelah rumahnya hancur terkena tanah longsor.
0 comments:
Post a Comment