Pages

Multikultural Boleh, Asal Jangan Kawin

DEN HAAG, KOMPAS.com - Terlepas dari klaim politisi bahwa masyarakat multikultural Belanda telah gagal, orang-orang tua tampaknya berpikir berbeda. Koran de Volkskrant memuat laporan survei oleh majalah J/M terhadap 600 orang tua Belanda mengenai isu multikulturalisme.

Kebanyakan orang tua berpikir sangatlah bagus bagi anak-anak mereka untuk tumbuh dalam masyarakat yang plural. Tetapi hampir setengah dari mereka tidak suka melihat anak-anaknya memilih pasangan hidup dengan latar belakang budaya yang berbeda.

Editor majalah itu menunjukkan lebih dari setengah orang tua bisa menerima pasangan anaknya dengan latar belakang asing. Angka-angka mencerminkan kecenderungan internasional. Di banyak tempat di dunia orang tua lebih suka melihat anak mereka menikah dengan orang dengan agama dan budaya yang sama.

Tapi orang tua ini sedikit munafik. Meskipun 77 persen dari mereka tidak memiliki masalah dengan ide anak mereka berbaur dengan anak-anak berlatar belakang asing, tiga perempat dari orang tua masih mengatakan tidak suka menyekolahkan anak mereka di sekolah dengan lebih dari 30 persen murid pendatang. Pada prakteknya 51 persen dari anak-anak tersebut tidak punya teman dengan budaya berbeda.

0 comments:

Post a Comment