Pages

Showing posts with label tangkap. Show all posts
Showing posts with label tangkap. Show all posts

Polisi Kroasia tangkap 90 penonton

Zagreb  - Polisi menangkap sekitar 90 pendukung Kroasia karena terjadi kerusuhan di jalan tol, kata petinggi sepak bola setempat.

Sebanyak tujuh orang ditangkap akhir pekan karena terjadi perkelahian antara dua kelompok di jalan di ibukota Zagreb. Kerusuna  menyebabkan enam kendaraan hancur, lapor kantor berita Hina mengutip pejabat kepolisian setempat.


Pendukung Rijeka dan Istra 1961 Pula berkelahi di jalan ketika manuju tempat pertandingan kompetisi liga "Championship" Kroasia.


Pada pertengahan September, lebih dari 100 pendukung Kroasia ditangkap karena berkelahi saat menyaksikan pertandingan Hadjuk Split dan Dinamo Zagreb.

Mesir tangkap lagi "mata-mata" Hizbullah

Kairo - Aparat keamanan Mesir hari Senin menangkap lagi seorang pria yang dituduh melakukan aksi mata-mata untuk kelompok Hizbullah Lebanon setelah ia melarikan diri dari penjara selama pemberontakan pada Januari, demikian dilaporkan kantor berita MENA.

Hassan al-Manakhly, seorang anggota sel Hizbullah yang beranggotakan 22 orang, ditangkap setelah muncul dalam acara bincang-bincang langsung di televisi Minggu malam di Kairo, kata MENA, seperti dilaporkan AFP.


Manakhly menjalani hukuman penjara 10 tahun karena melakukan tindakan mata-mata untuk Hizbullah dan "merencanakan serangan teroris di dalam wilayah Mesir".


Pihak berwenang Mesir mengumumkan pada 3 Februari, 22 anggota sel itu melarikan diri dari sebuah penjara selama pemberontakan yang menggulingkan Presiden Hosni Mubarak sepekan kemudian.


Hizbullah, yang memiliki hubungan yang tegang dengan Mesir selama puluhan tahun, memuji rakyat Mesir atas "kemenangan bersejarah" mereka setelah penggulingan Mubarak.


Kelompok Syiah Lebanon itu, yang menentang perjanjian perdamaian 1979 antara Mesir dan Israel, menyulut kemarahan Mubarak pada akhir 2008 dengan menuduhnya bersekongkol dengan Israel selama ofensif Israel terhadap Jalur Gaza.


Pengadilan di Mesir tahun lalu menjatuhkan hukuman pada 26 orang, empat diantaranya in abesentia, atas tuduhan merencanakan serangan-serangan di Mesir untuk Hizbullah.


Kelompok 22 orang itu melarikan diri dari penjara selama berlangsungnya protes besar-besaran anti-pemerintah di Mesir.


Buntut dari demonstrasi mematikan selama lebih dari dua pekan di Mesir, Presiden Hosni Mubarak mengundurkan diri Jumat (11/2) setelah berkuasa 30 tahun dan menyerahkan kekuasaan kepada Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata, sebuah badan yang mencakup sekitar 20 jendral yang sebagian besar tidak dikenal umum sebelum pemberontakan yang menjatuhkan pemimpin Mesir itu.


Sampai pemilu dilaksanakan, dewan militer Mesir menjadi badan eksekutif negara, yang mengawasi pemerintah sementara yang dipimpin perdana menteri.

Polisi bogor tangkap penghipnotis nasabah bank

Bogor (ANTARA News) - Polisi di bagian Reserse Kriminal Polres Bogor berhasil menangkap komplotan pelaku hipnotis yang beraksi di wilayah hukum Kabupaten Bogor Jawa Barat, Rabu.

Kepala Satuan Reskrim Polres Kabupaten Bogor, AKP Imron Ernawan mengatakan, peristiwa penangkapan berawal dari laporan seorang korban hipnotis, Achmad Halimin (67).


Korban datang melapor kepada petugas Sentral Pelayanan Kepolisian Polres Kabupaten Bogor sekitar pukul 09.00 WIB Rabu, memberitahu dirinya telah menjadi korban nipnotis di depan Bank BRI di Kelurahan Sukahati Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada hari yang sama.


"Korban melaporkan dirinya telah dihipnotis saat dirinya keluar dari Bank BRI dan uang senilai Rp8,4 juta miliknya telah raib," kata Kasat Reskrim Polres KabupatenBogor AKP Inmron.


Melalui laporan tersebut, petugas SPK Polres Kabupaten Bogor melakukan penelusuran ke Bank BRI, hingga didapati laporan dari petugas Satpam Bank BRI bahwa ciri-ciri mobil yang disebutkan korban benar.


Dari laporan tersebut, petugas lalu berkoordinasi dengan Polres Bogor Kota untuk mengetahui jalur Raya Kota Bogor karena mobil yang dimaksud telah bergerak ke arah Kota Bogor.


Upaya pengejaran petugas tidak sia-sia dalam waktu 10 menit berkat kerja sama semua pihak yakni Polres Bogor Kota, Polsek Sukaraja dan Brimob Kedung Halang akhirnya pelaku dapat dibekuk.


"Pelaku berjumlah empat orang, dua orang kami tangkap, dua orang lainnya sedang dalam pengejaran," kata Kasat.


Dua orang pelaku masing-masing berinisial IS dan IW merupakan warga Lampung yang sengaja datang ke Bogor untuk melakukan aksi hipnotis.


"Menurut penuturan keduanya, mereka mengaku punya niat untuk melakukan kejahatan terhadap nasabah bank dan salah satu korbannya adalah Achmad Halimin," kata Kasat.


Kasat Reskrim menyebutkan motif yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya adalah dengan berpura-pura kenal dengan korbannya. Lalu korban dibawa berbincang-bincang seperti sudah kenal.


Salah seorang pelaku yang memiliki kemampuan hipnotis melakukan aksinya hingga membuat korbannya tidak berdaya dan mengambil uangnya.


Kasat menambahkan, saat ini tim buru sergap Polres Bogor masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya.


"Para pelaku dikenai pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," katanya.