Pages

Showing posts with label Kembali. Show all posts
Showing posts with label Kembali. Show all posts

Uang Mengalir Kembali ke AS

NEW YORK, KOMPAS.com - Setelah mengalir ke luar ekonomi Amerika Serikat selama lima minggu, kini dana investor mulai berdatangan kembali ke Amerika Serikat dan berharap akan ada tambahan stimulus moneter yang diumumkan oleh Gubernur Bank Sentral The Federal Reserve, Bernanke.

Total dana yang ditarik dari pasar modal Amerika Serikat dalam lima minggu terakhir mencapai 30 miliar dollar AS dan 2,1 miliar dollar AS di antaranya mulai kembali ke negara itu.

Demikian data dari pelacak pergerakan dana Lipper (anak perusahaan Thomson Reuters) yang dipublikasikan Reuters di New York, Kamis (24/8/2011) atau Jumat di Indonesia.

Pemulihan kembali aliran dana ke AS tersebut sebagian besar dilakukan oleh investor institusi, bukan penanam modal perseorangan. Meski demikian, net cash outflows (jumlah dana yang keluar lebih besar dari dana yang masuk) ke perekonomian AS masih mencapai 436 juta dollar AS.

Khusus di pasar obligasi AS, sudah ada dana masuk kembali sebesar 1,8 miliar dollar AS, setelah adanya penarikan dalam jumlah besar senilai 8,5 miliar dollar AS dalam tiga minggu terakhir ini.

Warren Buffett Kembali Menjadi Penyelamat Ekonomi AS

NEW YORK, KOMPAS.com - Investor terbesar di dunia Warren Buffett kembali datang sebagai penyelamat. Mesin investasi Buffett, yakni Berkshire Hathaway Inc mengumumkan pada hari Kamis (25/8/2011) pagi waktu Amerika, untuk menginvestasikan dana sebesar lima miliar dollar Amerika di Bank of America Corp.

Dalam pernyataan yang telah dipersiapkan sebelumnya, Buffett, investor legendaris dari Omaha mengatakan, telah menghubungi Chief Executive Officer (CEO) Bank of America Brian Moynihan. Kata Buffett, sebagaimana dikutip dari Kantor Berita Associated Press, Jumat (26/8/2011), bahwa Bank of America adalah perusahaan yang kuat.

"Buffett, adalah satria putih bagi Bank of America," kata Glenn Schorr, analis dari Nomura Equity Research.

Hingga Selasa kemarin, saham Bank of America telah terjerembab hingga 50 persen dibanding setahun terakhir. Perjualan saham besar-besaran tersebut, merupakan tantangan terbesar bagi kinerja bank dan Moynihan.   

Buffett mengisahkan ke CNBC, betapa dia mendapat ide untuk membeli saham perbankan ketika sedang berada di kamar mandi. Kemudian, asisten pribadi Buffett menghubungi kantor Moynihan untuk mendapatkan nomor pribadi CEO Bank of America.

Langkah apapun yang dibuat Buffett pun, selalu diikuti oleh jutaan investor di seluruh dunia.

Ketika krisis tahun 2008 terjadi, Buffett juga menginjeksikan dana lima miliar dollar Amerika untuk bank investasi Goldman Sachs Group. Untuk meningkatkan kepercayaan diri bank itu, juga tingkat kepercayaan diri bagi sistem perbankan Amerika.

Dalam waktu hampir bersamaan, Buffett juga mengucurkan uang senilai 3 miliar dollar AS bagi General Electric Co. Perusahaan legendaris Amerika, yang didirikan oleh inovator Thomas Alva Edison.

Visi Buffett yang kuat, telah mendatangkan keuntungan bagi dirinya. Sebab, nilai saham dari perusahaan-perusahaan itu langsung meningkat.

Pada akhir 2008 misalnya, sebelum investasi Buffett ke Goldman Sachs, saham bank itu terjun ham pir 50 persen dari puncaknya 247,92 dollar AS per lembar saham. Namun setelah kesepakatan dicapai, naik lagi sebesar lima persen.

Di atas kertas, Buffett juga sudah mengantongi keuntungan sebesar 357 juta dollar AS. Keuntungan ratusan juga dollar AS hanya dalam sehari. Sebab setelah investasi Buffett di Bank Amerika diumumkan, saham yang ditutup dengan harga 6,99 dollar AS pada hari Rabu, langsung melejit di harga 7,65 dollar AS atau naik 9,4 persen di penutupan hari Kamis (Jumat subuh WIB).