Pages

Showing posts with label Gempa. Show all posts
Showing posts with label Gempa. Show all posts

Gempa 4,3 SR Guncang Barat Daya China

R. Adhi Kusumaputra | Robert Adhi Ksp | Minggu, 4 September 2011 | 13:11 WIB

BEIJING, KOMPAS.com — Gempa bumi berkekuatan 4,3 skala Richter mengguncang wilayah perbatasan antara kota Dujiangyan dan Wenchuan di barat daya Provinsi Sichuan, China, Minggu (4/9/2011) pukul 12.13 waktu Beijing.

Pusat Jaringan Gempa Nasional China seperti dikutip Shanghai Daily hari Minggu siang menyebutkan, pusat gempa berada di kedalaman 15 km pada posisi 31,3 derajat Lintang Utara dan 193,6 derajat Bujur Timur.

Wenchuan pernah diguncang gempa berkekuatan 8,9 skala Richter pada 12 Mei 2008 silam, yang menewaskan 87.000 orang.

Gempa Kalimantan Barat karena pergeseran lempeng kecil

Kerusakan akibat gempa bumi. Pergeseran lempeng bumi selalu terjadi sepanjang tahun, namun kontraksi berlebihan bisa memicu gempa bumi tektonik sebagaimana terjadi di Kalimantan Barat pada 23 Agustus lalu. (REUTERS/Democratic Voice of Burma)
... Belum ada sejarahnya terjadi gempa di Kalbar, baru akhir Agustus lalu hal itu terjadi. Makanya kami berusaha untuk mempelajarinya...
Sungai Raya, Kalimantan Barat (ANTARA News) - Walau tidak ada gunung berapi di Pulau Kalimantan, bukan berarti pulau itu bebas dari gempa bumi. Penyebabnya adalah gempa tektonik, seumpama pergeseran lempeng bumi, yang baru-baru ini terjadi.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, patahan lempeng bumi kecil sekitar 37 kilometer dari barat Bengkayang menjadi penyebab pusat gempa di Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan dipastikan gempa bumi itu akibat patahan lempeng bumi kecil di wilayah Bengkayang. Lempeng itu memiliki struktur tersendiri dan ada di luar lempeng Asia ataupun Australia," kata Kepala BMKG Supadio Pontianak, Bambang, di Sungai Raya, Rabu.
Pihaknya melakukan penyelidikan tehadap gempa di Singkawang dan Bengkayang dilandasi rasa keingintahuan pihaknya, karena selama ini di Kalimantan Barat tidak pernah terjadi gempa bumi.
"Belum ada sejarahnya terjadi gempa di Kalbar, baru akhir Agustus lalu hal itu terjadi. Makanya kami berusaha untuk mempelajarinya," tuturnya.
Namun, lanjut dia, karena keterbatasan peralatan yang ada, pihaknya masih belum bisa memastikan panjang lempeng bumi yang ada di Kalimantan Barat.
Dia menyatakan, gempa susulan dipastikan akan terus terjadi untuk beberapa waktu mendatang, tapi dengan skala kecil, dibawah lima skala Richter.
Bambang menjelaskan, gempa pertama di Singkawang dan Bengkayang terjadi pada tanggal 23 Agustus, pukul 08.40 WIB dengan kekuatan 4,4 skala Richter; dengan pusat gempa berada di kedalaman darat.
Kemudian disusul dengan gempa pada tanggal 24 Agustus pada pukul 22.51 WIB dengan kekuatan lebih besar yaitu 4,6 skala Richter dan sumber gempa berada di laut.
Tidak berlangsung lama, sekitar satu jam kemudian, pukul 23.33 WIB, gempa kembali terjadi namun dengan skala kecil sekitar 3,6 skala Richter, pusat gempa berasal dari darat.
Dia mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan menjauhi barang yang mudah runtuh saat terjadi gempa.
Ia melanjutkan, jika masyarakat berada di dalam rumah dan terjadi gempa, sebaiknya bersembunyi dibawah kolong meja atau dibawah tempat tidur untuk menghindari runtuhan atap dan benda lain.
"Jika berada di luar rumah, sebaiknya menghindari tiang listrik atau pohon tinggi, agar tidak tertimpa. Kita berharap gempa ini tidak akan mengakibatkan hal-hal yang tidak kita inginkan," kata Bambang.

Gempa Aceh telan dua korban jiwa

Ilustrasi

Jakarta (ANTARA News) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan gempa bumi berkekuatan 6,7 skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah Pantai Barat Selatan Provinsi Aceh, pada Selasa pukul 00.55.12 WIB telah menelan dua korban jiwa.
"Berdasarkan data sementara yang diterima diketahui bahwa dua orang meninggal dunia dan satu orang luka ringan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Selasa siang.
Ia menambahkan, berdasarkan data sementara tersebut juga diketahui bahwa satu tempat ibadah rusak berat, tiga rumah rusak berat, 15 rumah rusak ringan dan satu unit gedung akbid rusak berat.
"Selain itu 160 toko mengalami kebakaran karena korsluit arus pendek," katanya.
Dia juga mengatakan hingga saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus berkoordinasi dan melakukan pendataan.
"Hingga saat BNPB masih melakukan koordinasi dengan BPBD Aceh dan BPBD Sumatera Utara serta dinas lainnya untuk melakukan pendataan," katanya.
Dia menambahkan, pihaknya akan terus memberikan informasi mengenai perkembangan dampak gempa.
Kepala BMKG Meulaboh Kabupaten Nagan Raya, Edi Darlupti menyebutkan, gempa terletak pada lokasi 2,81 lintang utara (LU) 97,85 bujur timur (BT) atau 59 kilometer timur laut Singkil Baru Provinsi Aceh, di kedalaman 78 kilometer.
Dia juga menjelaskan, gempa tersebut tidak berpotensi Tsunami.

Tiga provinsi rasakan Gempa Aceh

MEDAN, 6/9 - GEMPA BUMI. Sejumlah warga terpaksa berada di luar rumah mereka ketika terjadi gempa di Kecamatan Medan Sunggal, Medan, Sumut, Selasa (6/9) dini hari. Gempa berkekuatan 6,7 skala richter yang terjadi di kawasan Singkil Baru, Aceh, guncangan cukup kencang dirasakan warga di sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara. (FOTO ANTARA/Irsan Mulyadi/Koz/Spt/11.)
Banda Aceh (ANTARA News) - Gempa bumi berkekuatan 6,7 pada Skala Richter yang berpusat di Kabupaten Aceh Selatan, Selasa dini hari, dirasakan di sembilan wilayah pada tiga provinsi di Indonesia.
Staf operasional BMKG Stasiun Geologi Mata Ie di Aceh Besar Fany, Selasa, menyebutkan kesembilan wilayah itu ada di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Mereka merasakan getaran gempa yang berpusat di daratan Kabupaten Aceh Selatan, sekitar pukul 00.55.12 WIB.
"Pusat gempa tersebut persisnya berada di darat. Meski hingga kini belum terdeteksi adanya gempa susulan, namun kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada," katanya.
Sejauh ini, gempa bumi ini merusakkan rumah penduduk, sejumlah fasilitas publik seperti sekolah dan pusat pelayanan kesehatan masyarakat serta menelan korban jiwa seorang anak meninggal dunia serta beberapa warga lain terluka di Aceh Singkil.(*)